Cerpen: Alang-Alang

Image by Google

Phalaris Arundinacea (Reed Canarygrass) atau dalam Bahasa Indonesia Alang-alang

Sebuah cerpen oleh Dila Putri

Bagian Satu

Namanya Titis. Lengkapnya Titis Angprama Digugu. Saya suka namanya. Walau sebenarnya saya hanya menerka-nerka makna dibalik namanya. Yang saya tahu, Titis berarti “keturunan”. Angprama (jika saya tidak salah menerka) berasal dari dua kata: Ang dan Prama, yang masing-masing bermakna “utusan” dan “unggul” atau “suci”. Sedangkan Digugu diambil dari bahasa Jawa-Sunda yang artinya “diikuti” atau “dituruti”. Jika disatukan, maknanya kurang lebih adalah “keturunan utusan suci yang diikuti atau menjadi panutan”. Saya yakin pasti ada makna yang jauh lebih mendalam di balik arti namanya melebihi makna per kata yang saya ketahui itu. Yang jelas, saya selalu menyukai mengejanya dengan lengkap.

Titis Angprama Digugu. Ia seorang seniman. Lebih tepatnya, seorang vokalis dari sebuah grup musik di dataran Jawa ini. Entah, apakah seorang vokalis dapat saya katakan sebagai seorang seniman. Saya sendiri tidak begitu mafhum tentang standard tertentu yang dapat menjadikan seseorang sah boleh disebut sebagai seorang seniman. Yang saya pahami, Titis ini adalah sosok yang nyeni. Ia mahir bermain gitar, terutama gitar akustik. Ia menulis puisi-puisi dengan diksi-diksi dewa. Sebagian besar puisinya digubah menjadi lagu-lagu yang dibawakan band folknya dan diiringi petikan-petikan gitar yang mampu membawa siapa saja yang mendengarkannya melayang.

Jika kamu mulai mengira kalau saya mengenalnya dengan baik, kamu salah. Baiklah, sebenarnya tidak begitu salah. Saya memang mengenalnya. Tapi, cara saya mengenalnya adalah seperti air hujan yang turun dari langit. Hanya datang satu arah. Saya mengenalnya cukup baik, namun… tidak sebaliknya. Sejauh ini, takdir hanya mampu menempatkan dirinya dan saya dalam hirarki seorang idola dan pengagumnya. Ia menulis puisi, saya membacanya. Ia membuat musik, saya mendengarkannya. Dan, setiap karya yang ia buat selalu membuat saya termenung dan tertegun meskipun sebenarnya puisi bukan lah hal asing bagi saya yang memang tukang pembuat puisi.

Halaman 1 dari 6

Advertisements