Perihal Rasa

Lewat tengah malam. Sudah tegukan kelima sejak dua puluh menit yang lalu saat lelaki itu tiba di dapur dan memilih untuk hanya duduk terdiam di kursi meja makan. Rambutnya acak-acakan. Wajahnya pucat. Matanya berkantong dan dihiasi lingkaran gelap di sekelilingnya.  Ia mematung dan membaur bersama sunyi. Ruangan itu ia biarkan suram tanpa cahaya. Hening. Hanya dirinya, gelas setengah penuh, telepon selular dan suara detak jam dinding yang terlalu angkuh untuk menurunkan volume suaranya. Matanya terus menatap telepon selularnya yang sejak tadi membisu. Jakunnya naik turun seolah tak berhenti menelan. Sekarang, tegukan keenam. Air itu menyebar membasahi tiap milimeter saluran rengkungnya. Ia tidak sedang kehausan. Ia hanya sedang ingin melakukan sesuatu di antara diamnya.

Ia berharap saat ini ia sedang tertidur lelap, atau… sekadar menata mimpi dalam senyap. Sejak pukul sepuluh ia sudah berusaha untuk tertidur. Namun sesuatu dalam dirinya memintanya untuk tetap terjaga. Hatinya penuh kemelut. Pikirannya semrawut. Sudah hari kelima rentetan ketidakjelasan itu terulang tiap malamnya. Membuatnya mulai merasa tidak menyukai malam.

Dadanya terasa padat. Jantungnya mendebat. Ia hela nafasnya dalam-dalam. Mencoba mengosongkannya. Percuma. Semuanya masih saja sama. Masih terasa padat. Tegukan ketujuh. Telepon selular itu masih saja diam. Ia hela lagi nafasnya dalam-dalam.

Tangannya menyentuh telepon selular itu dan ragu-ragu mengangkatnya. Namun keraguan itu tampak sirna di detik berikutnya ketika dengan sadar ia membiarkan kedua ibu jarinya menari di atas layar sentuh selularnya. Ia menyerah. Ia membiarkan hatinya menuntunnya menuliskan sebait kalimat singkat itu. Sebait kalimat yang sejak beberapa hari lalu ia redam. Sebait yang membuatnya hanya mampu diam. Sebait kalimat yang menyusupi setiap lekuk nestapa dalam dirinya. Sebait kalimat seringkas: Saya rindu kamu. Sudah.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s