Senyum Elle

Masih tantangan dari A S Laksana kala itu, yang ini menciptakan suasana bahagia tanpa menuliskan satu pun kata “bahagia”.

Elle duduk sendirian di sebuah cafe. Senyum terus merekah dari sudut bibirnya. Sesekali ia mengulum bibirnya untuk sedikit menghilangkan efek merekah itu. Namun sungguh ia tak sanggup menahannya. Matanya berbinar menatap secangkir green tea latte yang ia terus aduk tanpa berniat untuk mencicipnya. Nafsu makan minumnya mendadak hilang. Perutnya sudah penuh dengan sejumlah entah binatang apa yang membuat perutnya terus bergejolak. Kaki kirinya yang ditumpangkan bergoyang seolah-olah ada musik upbeat yang diikutinya.

Masih tak percaya, ia kembali mengecek ulang sms yang ia terima di telepon genggamnya. Betul, ini Franc.

“Hi Elle. You know that how it is not easy to gain my courage to text you this. But… I’m just thinking of going with you to my gallery opening this weekend. So, will you?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s